JPIT Meresmikan Tugu Peringatan Tragedi HAM ‘65 Oleh: Christina M. Gegung Editor: Christofel Adoe 11 Dec 2024 - 08:24 Kupang Tugu tragedi pembantaian '65 di TPU Oesao. (foto : rri/ Christin) KBRN, Kupang : Jaringan Perempuan Indonesia Timur (JPIT) meresmikan tugu peringatan kekerasan tragedi pelanggaran HAM ‘65 di TPU Oesao, Sabtu (7/12/2024). Pembangunan monumen ini, sebagai pengukapan sejarah kelam pembantaian pada 1965 – 1966 di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Timur. “Itu menandai peringatan terhadap pembantaian yang terjadi pada Februari 1966, kepada mereka yang dic...
Postingan
One Billion Rising: Perempuan Indonesia Bangkit Lawan Covid-19 dan Segala Bentuk Kekerasan Perempuan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Penulis: Juandini Amelia Lapaan LAPORAN KEGIATAN ONE BILLION RISING Minggu, 14 Feb 2021 Tema: Perempuan Indonesia Bangkit Lawan Covid-19 dan Segala Bentuk Kekerasan, Pemerasan dan Diskriminasi. One Billion Rising adalah sebuah gerakan global untuk mengakhiri kekerasan dan segala bentuk penindasan terhadap perempuan melalui sebuah tarian yang diadakan serentak pada tanggal 14 Februari di berbagai penjuru dunia. Kampanye tarian OBR ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2012 dan diprakarsai oleh beberapa feminis dari berbagai latar belakang. Tarian digunakan sebagai bentuk perlawanan karena: pertama , perempuan bangkit melalui tarian untuk mengekspresikan sukacita pada sebuah masyarakat dan merayakan kenyataan bahwa perempuan tidak dikalahkan olek kekerasan ini. Kedua , perempuan bangkit untuk menunjukkan tekad untuk membuat suatu kesadaran di mana kekerasan akan ditolak sampai batas yang tidak terpikirkan ...
Apakah Bermigrasi Itu Budaya NTT?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Penulis: Juandini Amelia Lapaan & Rosalia Kailo Editor: Yuli Benu APAKAH BERMIGRASI ITU BUDAYA NTT? DOA DAN REFLEKSI BERSAMA DALAM MEMPERINGATI SANTA BAKHITA 8 Februari 2021 Setiap tahun, pada tanggal 8 Februari diperingati sebagai hari untuk mengenang Bak h ita atau Josephin e Margaret Bakhita sebagai santa pejuang dan pelindung korban perbudakan. Bakhita, s emasa hidupnya adalah seorang perempuan yang berjuang melawan perbudakan sejak dari Sudan, Afrika ketika ia diculik saat berusia 9 tahun oleh para pedagang budak hingga akhirnya ia menjadi biarawati di Italia. Perjalanan demi perjalanan hidupnya diwarnai dengan kekerasan demi kekerasan, dan kesakitan akibat pukulan dan cambukan para tuan yang membelinya dari para pedagang budak. Sampai suatu saat ia bertemu dengan majikan yang memperlakukannya dengan baik. Ia kemudian menjadi seorang biarawati yang melayani bersama para suster—suster Canossian dan setelah mengucapkan kaulnya, ia ditugaska...